Stafsus Menag Ajak Kaum Muda Manfaatkan Fasilitas Masjid Istiqlal

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:48:31 WIB
Staf Khusus Menteri Agama Farid F. Saenong.

jakarta - Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Farid F. Saenong mengajak publik Indonesia, terkhusus kaum muda, guna mempergunakan aneka sarana yang tersedia di kawasan Masjid Istiqlal, yang salah satunya berupa lapangan basket.

“Tidak hanya untuk umat Islam, untuk seluruh warga, siapapun, yang bisa memanfaatkan (fasilitas-fasilitas) Masjid Istiqlal ini,” kata Farid pada acara Basketball Coaching Clinic and Friendly Match with Jamarr Johnson di Jakarta, Selasa.

Farid mengutarakan bahwa Menag Nasaruddin Umar amat terbuka terhadap segala wujud keikutsertaan, sumbangsih, serta sinergi dalam rangka pemantapan dan pelayanan bagi segenap rakyat Indonesia.

Ia mengemukakan bahwa lapangan basket di Masjid Istiqlal tersebut sejatinya disiapkan sebagai wadah bagi kaum muda untuk andil dan mengaktualisasikan diri, sekaligus diproyeksikan mampu menjadi magnet yang memikat dan kerap didatangi para pemuda.

Ia menghendaki supaya kian terbuka lebar kans kolaborasi dan peluang buat menyelenggarakan aktivitas dengan mengandalkan sarana di Masjid Istiqlal, semisal agenda Basketball Coaching Clinic with Jamarr Johnson di lapangan basket Masjid Istiqlal tersebut.

Farid pun menyampaikan apresiasi atas kemitraan dari pihak Kedubes AS, pebasket profesional Jamarr Johnson, beserta pihak Masjid Istiqlal dalam melangsungkan Basketball Coaching Clinic and Friendly Match with Jamarr Johnson.

“Mudah-mudahan teman-teman semua, anak-anak muda semua bisa mengambil manfaat dan pengalaman (dari coaching clinic). Tidak semua orang punya kesempatan emas seperti ini,” lanjutnya.

Dalam momen yang sama, pebasket profesional Indonesia-Amerika Jamarr Johnson mengungkapkan perasaan gembiranya usai mengetahui keberadaan lapangan basket di area Masjid Istiqlal yang bisa dipergunakan untuk menggembleng dan membentuk kepribadian generasi muda Indonesia.

Berdasarkan pandangannya, kaum muda Indonesia mempunyai segudang potensi di bidang olahraga basket dan ia mengaku amat takjub menyaksikan performa dari Indonesian Deaf Basketball (IDB) Academy yang dinilainya sangat apik.

“Saya benar-benar terkejut. Mereka bermain keras, bermain cerdas, bermain dengan penuh semangat,” kata Jamarr.

Jamarr Johnson sendiri ialah pebasket profesional Indonesia-Amerika yang mahsyur sebagai salah satu pemain naturalisasi dengan deretan prestasi gemilang dalam sejarah bola basket di tanah air. 

Lahir di New Jersey pada tahun 1988, ia merintis karier basket level perguruan tinggi di Widener University sebelum akhirnya berkiprah di Indonesia.

Terkini