Isu Pertalite Dihapus Ramai di Sosmed, Pertamina Buka Suara

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:36:01 WIB
Pertamina Tegaskan Isu Penghapusan Pertalite Tidak Benar [FOTO : NET].

JAKARTA - Jagat media sosial belakangan ini dihebohkan oleh desas-desus mengenai penghapusan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite. Rumor ini mencuat berselang beberapa hari setelah PT Pertamina Patra Niaga secara resmi mengerek harga BBM nonsubsidi, yaitu Pertamax RON 92 dan Pertamax Green RON 95. 

Di samping itu, tidak sedikit warganet yang mengeluhkan kekosongan pasokan Pertalite di sejumlah SPBU. Situasi tersebut memaksa sebagian pemilik kendaraan untuk beralih mengonsumsi Pertamax.

Kondisi ini lantas memicu berbagai spekulasi di platform digital yang mengindikasikan bahwa Pertamina bakal menyetop peredaran Pertalite.

“Emang ga ada pertalite. Di pom jg tulisan pertalite udah dihapus,” tulis akun X @Den****** Jumat (12/6/2026).

“Dulu padahal seingatku ada rumor kalau Pertalite mau dihapus, dan sekarang juga Pertalite enggak boleh dijual eceran di toko kelontong. Kalau misal tiba-tiba jadi dihapus gimana? Orang kenaikan aja bisa mendadak gitu,” tulis akun X @put***** pada Minggu (14/6/2026).

Lantas, apakah benar kabar mengenai penghapusan BBM Pertalite tersebut?

Benarkah Pertalite akan dihapus?

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, memastikan bahwa sampai detik ini belum ada agenda ataupun wacana dari pihak regulator maupun Pertamina untuk melenyapkan Pertalite.

“Sampai saat ini tidak ada atau belum ada rencana maupun wacana dari Pemerintah maupun Pertamina untuk menghapuskan Pertalite,” ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (14/6/2026).

Ia juga menggarisbawahi bahwa kabar yang tersiar di media sosial mengenai penghapusan Pertalite adalah keliru dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Info tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan,” sambungnya.

Robert mengimbau publik agar lebih selektif dan menyaring terlebih dahulu pesan-pesan yang beredar di media sosial ataupun pesan berantai WhatsApp yang tidak jelas asal-usulnya.

Menurut penjelasannya, pemerintah bersama Pertamina tetap memegang komitmen untuk menyalurkan kebutuhan BBM subsidi bagi masyarakat, termasuk jenis Pertalite dan Biosolar.

“Pemerintah dan Pertamina berkomitmen untuk tetap melayani BBM bersubsidi yaitu Pertalite dan Biosolar bagi masyarakat dengan harga tetap, tidak ada penyesuaian secara harga,” tegasnya.

Masyarakat pun diminta untuk merujuk pada informasi resmi lewat layanan Pertamina Contact Center 135 atau kanal-kanal resmi Pertamina demi memperoleh informasi yang akurat mengenai produk serta layanan korporasi.

Pembelian Pertalite tak dibatasi

Selain mengonfirmasi nihilnya rencana penghapusan Pertalite, Robert juga menyatakan bahwa hingga kini belum diberlakukan regulasi pembatasan pembelian Pertalite, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Setahu saya pembatasan itu belum ada ya. Sampai saat ini belum ada atau tidak ada dari pemerintah rencana pembatasan BBM bersubsidi yang diterapkan,” ujar Robert saat dihubungi Kompas.com, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, warga masih bisa mengisi Pertalite seperti biasa selaras dengan aturan yang berlaku pada saat ini.

Kabar burung mengenai pembatasan pembelian Pertalite ini sejatinya sudah berulang kali mencuat di jagat maya. Bahkan, pada akhir Mei 2026, isu yang sama sempat menjadi buah bibir khalayak.

Kala itu, Robert kembali menegaskan bahwa pihak eksekutif belum menelurkan regulasi terkait pembatasan pembelian Pertalite mengacu pada merek kendaraan ataupun kapasitas mesin tertentu.

“Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” pungkasnya dalam siaran pers resmi.

Terkini