BSN Targetkan Sertifikasi 1.050 Produk UMKM per Tahun

Senin, 15 Juni 2026 | 00:23:01 WIB
Badan Standardisasi Nasional (BSN) [FOTO : NET].

JAKARTA - Badan Standardisasi Nasional (BSN) mematok target untuk mensertifikasi sebanyak 1.050 produk usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setiap tahun demi menyokong kemampuan daya saing di dalam dunia usaha.

"Harapannya kalau mereka dapat bina UMKM, kemudian dapat SNI penetrasi pasarnya bisa lebih luas," kata Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Donny Purnomo Januardhi Effyandono di Jakarta, Senin, usai Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR-RI.

Menurut pandangannya, pemberian sokongan terhadap sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) peruntukan para pelaku UMKM memang sangat diperlukan, supaya komoditas yang mereka ciptakan sanggup bersaing secara baik di pasar domestik maupun mancanegara.

Terlebih lagi, tutur Donny, saat ini produk-produk UMKM pun masih kesusahan untuk bersaing di panggung domestik, sehingga memerlukan adanya sertifikat SNI agar sanggup diserap di dalam pangsa pasar yang kian luas.

Ia menguraikan bahwa berdasarkan hasil agenda rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR-RI, telah disepakati langkah mendongkrak capaian sertifikasi produk UMKM tiap tahunnya agar mampu menyentuh angka 1.050 UMKM.

"Kami upayakan supaya bisa berjalan untuk per tahun yang disertifikasi 1.000," ujarnya.

Donny mengimbuhkan bahwa saat ini, dari total 64 juta lebih pelaku UMKM yang tersebar luas di wilayah Indonesia, baru berkisar 1 juta lebih yang sudah mengantongi sertifikasi.

Jumlah dimaksud, sambung dia, tergolong amat minim jika dikomparasikan dengan total keseluruhan pelaku UMKM yang ada, oleh sebab itu BSN berikhtiar memacu peningkatan capaian sertifikasi tersebut.

Di samping itu, BSN pun membidik target untuk melangsungkan tahapan sosialisasi kepada lebih dari 20 ribu pelaku UMKM, aspek ini diterapkan demi menyokong ketetapan target sertifikasi 1.050 UMKM per tahun.

"Kalau dari total sekitar 64 juta. Sampai tahun ini yang sudah dapat Bina UMKM sekitar 1.080.000," katanya menambahkan.

Dalam forum rapat dengar pendapat antara Komisi VII DPR-RI bersama pihak BSN, disetujui adanya penambahan alokasi anggaran peruntukan sertifikasi UMKM, yang pada mulanya sekadar ditargetkan bagi 105 UMKM melesat menjadi 1.050 UMKM, dengan kumulatif total dana anggaran sebesar Rp82 miliar dari yang sebelumnya bernilai Rp4... miliar.

Sementara itu, untuk total pengajuan usulan anggaran BSN pada tahun 2027 diproyeksikan berada di angka Rp300 miliar.

Terkini