Bank Jateng Sinergi dengan Pemkab Karanganyar, Dorong KPR dan UMKM

Senin, 15 Juni 2026 | 02:26:31 WIB
Bank Jateng berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar [FOTO : NET].

JAKARTA - Pihak Bank Jateng menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar guna menggenjot roda perekonomian daerah lewat skema pembiayaan pada sektor perumahan, pariwisata, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Sinergi dimaksud diperkokoh lewat agenda pertemuan strategis yang dilangsungkan oleh jajaran Direksi Bank Jateng bersama pihak Pemerintah Kabupaten Karanganyar pada Kamis (11/6/2026) bertempat di Rumah Dinas Bupati.

Agenda penyaluran KPR Subsidi bertindak sebagai salah satu topik ulasan utama dalam perjumpaan tersebut.

 Bank Jateng Kantor Cabang Karanganyar diinformasikan sukses menggelontorkan pembiayaan peruntukan 16 unit hunian lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan akumulasi dana menyentuh Rp2,35 miliar. 

Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Bank Jateng, Eko Tri Prasetyo, mengungkapkan bahwa agenda KPR tersebut telah menghadirkan faedah yang nyata bagi kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Kabupaten Karanganyar untuk mengantongi tempat tinggal yang layak.

"KPR Subsidi merupakan salah satu bentuk dukungan Bank Jateng terhadap program pemerintah dalam menyediakan akses hunian yang layak bagi masyarakat. Kami menyambut baik rencana kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk menggelar kegiatan seperti akad kredit massal maupun penyerahan kunci secara simbolis sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat penerima manfaat," ujar Eko.

Di luar sektor hunian, program akselerasi pariwisata turut menjadi salah satu titik fokus pembicaraan. 

Pihak Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengajukan usulan terkait peluncuran program promosi yang sanggup menyuguhkan aneka keuntungan untuk warga yang memanfaatkan sistem pembayaran nontunai besutan Bank Jateng, semisal QRIS serta e-ticketing sewaktu melakoni pelesiran ke destinasi wisata.

Menurut penilaian Eko, langkah kerja sama tersebut dapat bertindak selaku strategi jitu dalam mendongkrak angka kunjungan pelancong sekaligus memperluas jangkauan transaksi digital di lini pariwisata.

"Kami melihat potensi pariwisata Karanganyar sangat besar. Melalui berbagai program promosi dan kemudahan transaksi digital, Bank Jateng ingin turut berkontribusi dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata serta memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis dan aman bagi masyarakat," katanya.

Di sisi lain, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Erik Abibon, memastikan bahwa Bank Jateng bakal terus menggerakkan fungsi intermediasi secara maksimal dengan konsisten berpijak pada asas kehati-hatian serta tata kelola yang mumpuni. 

Bersandar pada pandangannya, penyediaan akses pembiayaan yang sehat serta berkesinambungan bertindak selaku stimulus penting dalam menyokong pertumbuhan ekonomi di daerah.

"Bank Jateng terus berupaya menghadirkan layanan pembiayaan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, pelaku UMKM, maupun dunia usaha di Karanganyar. Kami berharap semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkan fasilitas pembiayaan Bank Jateng untuk mengembangkan usahanya sehingga mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Erik.

Selaku institusi bank pembangunan daerah, Bank Jateng mendekap andil strategis dalam mengawal pertumbuhan ekonomi lokal lewat aneka instrumen produk serta layanan yang didesain sinkron dengan keperluan publik beserta para pelaku usaha. 

Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto menyambut hangat kedatangan Direksi Bank Jateng beserta rombongan jajaran dan mengukur agenda tersebut selaku langkah memantapkan sinergi dalam mengawal pembangunan daerah, ekspansi layanan digital, serta memicu pertumbuhan ekonomi publik.

"Kolaborasi ini bukan sekadar tentang pengelolaan keuangan daerah. Lebih dari itu, tentang menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, membuka peluang usaha yang lebih luas, serta menciptakan iklim pembangunan yang semakin kuat dan berkelanjutan," ujarnya.

Menurut pemaparannya, tiap-tiap hubungan kerja sama yang dirajut pada hari ini wajib dikonversi menjadi manfaat konkret yang diecap oleh masyarakat di kemudian hari.

"Karanganyar yang maju tidak dibangun sendirian. Dibangun dengan gotong royong, kepercayaan, dan komitmen untuk terus melayani. Dari sinergi yang kuat, lahir pelayanan yang lebih baik dan kesejahteraan yang semakin dekat," ujarnya.

Terkini