Jakarta (ANTARA) - Federasi Sepak Bola Tunisia menetapkan juru taktik Herve Renard guna menggantikan posisi Sabri Lamouchi pasca tim nasional Tunisia ditumbangkan dengan skor 1-5 oleh Swedia dalam pertandingan perdana Grup F Piala Dunia 2026.
"Federasi Sepak Bola Tunisia mengumumkan penunjukkan Herve Renard sebagai pelatih tim nasional hingga akhir Piala Dunia 2026," kata Federasi Sepak Bola Tunisia dalam laman media sosialnya yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Lamouchi didepak dari kursinya menyusul kekalahan telak 1-5 dari Swedia dalam laga pembuka mereka yang berlangsung di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko.
Hasil negatif tersebut bertindak sebagai pukulan berat yang tidak cuma mengganggu posisi Tunisia pada tabel klasemen, melainkan juga meruntuhkan mentalitas tim secara menyeluruh.
Pasca raihan buruk pada laga pertama, pihak federasi segera mengambil langkah kilat untuk mengganti kedudukan Lamouchi dengan Herve Renard yang mulai mengemban tugas pada Selasa (16/6/2026).
Ia langsung mengomandoi persiapan tim, serta memperoleh akomodasi fasilitas dan finansial yang sepadan dengan arsitek tim sebelumnya.
Juru taktik asal Prancis yang menginjak usia 57 tahun tersebut mengantongi rekam jejak yang panjang pada kancah internasional, termasuk ketika menakhodai Arab Saudi pada edisi Piala Dunia terdahulu.
Ia familier sebagai pelatih yang menitikberatkan kedisiplinan strategi, kerapian organisasi lini belakang, serta mentalitas petarung di lapangan.
Ujian perdana yang wajib dilewati Renard bersama skuad Tunisia ialah pertarungan menghadapi Jepang pada 20 Juni mendatang di Stadion BBVA.
Laga tersebut bertransformasi menjadi partai hidup mati karena bakal menjadi penentu utama asa Tunisia untuk tetap bertahan di panggung Grup F.
Tim nasional Tunisia sendiri masuk ke dalam Grup F bersama dengan Swedia, Jepang, dan Belanda. Negara asal Afrika tersebut kini terdampar di peringkat dasar klasemen sementara pasca menderita kekalahan pada pertandingan pembuka.