Mendagri Harap Penataan Kawasan Kumuh di Jayapura Dipercepat

Senin, 22 Juni 2026 | 19:45:31 WIB
Tito Karnavian Minta Kementerian PKP Tata Kawasan Kumuh Jayapura [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menaruh harapan besar agar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dapat mengakselerasi penataan kawasan kumuh yang berada di Kota Jayapura, Papua.

"Hari ini kami melakukan tinjauan ke wilayah Tanjung Ria di mana kondisi lapangan menunjukkan masih adanya persoalan serius," katanya usai melakukan kunjungan ke daerah Tanjung Ria, Kota Jayapura, Papua, Senin (22/6/2026).

Berdasarkan penilaian Tito, permasalahan tersebut mulai dari penimbunan sampah, saluran drainase yang tidak berjalan maksimal, sampai keterbatasan saluran air bersih yang belum terdistribusi merata ke tiap hunian warga.

"Untuk itu hal ini menjadi fokus dari Presiden Prabowo melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam mempercepat penanganan kawasan kumuh karena ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah perkotaan Papua," ujarnya.

Ia menguraikan bahwa di samping hal tersebut, instansinya turut memacu pemerintah daerah untuk berpartisipasi aktif mendukung pembenahan wilayah kumuh itu agar ke depan ditunjang oleh fasilitas yang sehat serta aman.

"Saya yakin dengan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat perubahan kawasan kumuh menjadi lingkungan yang lebih layak huni, sehat, dan aman," katanya.

Ia mengimbuhkan bahwa untuk sasaran program bedah rumah di wilayah Provinsi Papua dipatok berkisar 23.300 unit lebih, sedangkan untuk cakupan Kota Jayapura dialokasikan sebanyak 500 unit rumah, sehingga capaian ini diharapkan bisa terpenuhi pada tahun 2026 sekarang ini.

"Selain itu di daerah perkotaan pemerintah juga akan melakukan bedah rumah di daerah-daerah perbatasan yang ada di Tanah Papua oleh sebab itu diharapkan dukungan dari masyarakat agar hal ini dapat terealisasi," ujarnya.

Terkini