Kepala BPS Ajak Warga Lampung Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:18:31 WIB
Sensus Ekonomi 2026, Kepala BPS Ajak Warga Lampung Berpartisipasi [FOTO: NET].

JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengimbau segenap elemen masyarakat di Provinsi Lampung untuk menyukseskan Sensus Ekonomi (SE) 2026 demi mewujudkan data ekonomi yang presisi, komprehensif, dan terkini sebagai penunjang penyusunan kebijakan pembangunan yang efektif.

"Hari ini kami melakukan pencanangan komitmen untuk bergerak dan melangkah bersama dalam rangka menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Sensus ekonomi merupakan investasi bersama untuk menghadirkan data yang lengkap, akurat, dan terkini mengenai peta serta struktur ekonomi di Lampung," kata Amalia di Bandarlampung, Lampung, Sabtu (27/06/2026).

Ia menerangkan bahwa data dari hasil sensus tersebut akan menjadi acuan pemerintah dalam menetapkan berbagai kebijakan, sehingga setiap keputusan tidak lagi bergantung pada asumsi atau estimasi semata.

"Dengan data yang akurat, kebijakan akan berbasis data, sehingga lebih tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.

Menurut Amalia, dukungan Pemerintah Provinsi Lampung menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

Gubernur Lampung telah menjalani pendataan oleh petugas sensus sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pelaksanaan sensus sekaligus memberikan teladan bagi masyarakat agar memberikan informasi secara terbuka.

"Tantangan terbesar dalam pelaksanaan sensus adalah masih adanya penolakan dari sebagian responden saat didatangi petugas. Tetapi, kami telah membekali seluruh petugas sensus agar menjalankan tugas dengan pendekatan yang humanis," katanya.

Amalia juga menegaskan kepada petugas bahwa mereka adalah pejuang data dan garda terdepan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026, sehingga dituntut bekerja dengan tulus, berdedikasi, memberikan layanan terbaik, serta mampu menjelaskan setiap pertanyaan dengan baik.

"Namun begitu, keberhasilan sensus bergantung pada kolaborasi antara BPS, pemerintah daerah, petugas sensus, dan masyarakat. BPS maupun pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa masyarakat. Masyarakat yang siap didata adalah masyarakat yang turut memberikan kontribusi besar bagi pembangunan bangsa," kata dia.

Ia pun menjamin bahwa seluruh data responden akan dijaga kerahasiaannya sesuai dengan aturan Undang-Undang Statistik.

"Kami harap masyarakat ikut berpartisipasi dalam menyukseskan sensus ekonomi. Semakin besar partisipasi masyarakat dalam sensus ini, semakin besar pula peluang kami memperoleh data yang lengkap dan akurat sebagai dasar pembangunan ekonomi ke depan," kata Amalia.

Di sisi lain, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah strategis mengingat telah terjadinya pergeseran struktur ekonomi sejak pelaksanaan sensus terakhir tahun 2016.

"Ke depan kami membutuhkan kebijakan yang tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu diperlukan data yang akurat, pasti, dan berkualitas agar pemerintah daerah dapat menentukan kebijakan ekonomi yang tepat, baik dalam perencanaan wilayah, afirmasi, maupun program pembangunan lainnya," katanya.

Terkini