Cegah Karhutla, KLH Fokuskan Pemulihan Lingkungan di Tiga Wilayah

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:36:02 WIB
KLH Prioritaskan Pemulihan Lingkungan di Tiga Provinsi Rawan Karhutla [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memprioritaskan gerakan nasional pemulihan lingkungan di tiga provinsi yang rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yaitu Riau, Kalimantan Barat, serta Sumatra Selatan.

"Jadi ini bagian dari gerakan yang sama melibatkan pemerintah, pengusaha, masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat hingga tokoh agama yang menyambut baik rencana gerakan nasional pemulihan lingkungan ini. Daerah-daerah rawan kami yang paling utama ada tiga, itu di daerah Riau, terutama di Kabupaten Pelalawan, kemudian di daerah Kalimantan Barat, utamanya Kubu Raya, dan di Sumatera Selatan," kata Menteri LH Moh Jumhur Hidayat di Jakarta, Jumat.

Ia pun mengemukakan bahwa pemerintah telah berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan revegetasi atau penanaman serta pemulihan kembali lahan gambut di sejumlah lahan kritis di seluruh Indonesia.

"Kemarin laporan terakhir dari Kementerian Kehutanan ada sekitar 400 ribu lahan kritis yang sudah ditanam kembali, dan kami dalam rangka ini ingin melakukan gerakan nasional pemulihan lingkungan. Jadi, kami mengajak semua orang dan kekuatan korporasi, organisasi masyarakat, siapapun dia, untuk sama-sama memulihkan lingkungan dengan cara menanam misalnya 2 miliar pohon di tempat-tempat yang potensial terbakar," ujar dia.

Jumhur turut menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak di tingkat lapangan demi pencegahan karhutla, yang salah satunya diwujudkan melalui rapat kerja bersama sekitar 400 perusahaan pemilik konsesi di wilayah lahan gambut hari ini.

"Sekarang pertemuan ini kan sebenarnya tidak lanjut juga, yang memang saya minta kepada teman-teman untuk mengumpulkan mereka karena kalau mereka kebakaran gara-gara abai, itu hukumannya ngeri sekali, bisa tutup perusahaan itu, nanti repot, jadi sebaiknya sebelum itu terjadi, ya sudah kami kerja kan enggak dengan biaya yang mahal juga, itu bagian dari tanggung jawab mereka (perusahaan)," tuturnya.

KLH menetapkan Kabupaten Muaro Jambi (Jambi), Pelalawan (Riau), Ogan Komering Hilir (Sumatra Selatan), serta Kubu Raya (Kalimantan Barat) sebagai wilayah prioritas tertinggi untuk pembasahan kembali lahan gambut dan pengawasan hidrologi, mengingat adanya puluhan titik Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) di bawah 40-80 cm yang masuk kategori rawan pemicu karhutla di wilayah tersebut.

Terkini