DGWG

DGWG Bukukan Pendapatan Rp4,15 Triliun Sepanjang 2025, Penjualan dan Laba Meningkat

DGWG Bukukan Pendapatan Rp4,15 Triliun Sepanjang 2025, Penjualan dan Laba Meningkat
DGWG Bukukan Pendapatan Rp4,15 Triliun Sepanjang 2025, Penjualan dan Laba Meningkat

JAKARTA - Di tengah dorongan penguatan sektor pertanian nasional, kinerja emiten pupuk dan agrokimia menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. 

PT Delta Giri Wacana Tbk. (DGWG) berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan dan laba sepanjang 2025, seiring dengan meningkatnya kebutuhan sarana produksi pertanian serta optimalisasi distribusi di berbagai wilayah.

Emiten pupuk dan agrokimia PT Delta Giri Wacana Tbk. (DGWG) mencatatkan pendapatan Rp4,15 triliun pada 2025, naik 23,15% secara tahunan (year on year/YoY) dari sebelumnya Rp3,37 triliun.

Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Pendapatan

Direktur Utama DGWG David Yaory menyampaikan pencapaian pada 2025 merupakan kelanjutan dari kinerja operasional perseroan yang mencatatkan rekor volume penjualan tertinggi.

Penjualan DGWG tercatat sebesar Rp4,15 triliun, meningkat sebesar 23,15%. Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk atau laba bersih mencapai Rp218,85 miliar, tumbuh sebesar 22,48% dari sebelumnya Rp178,69 miliar.

Peningkatan tersebut didukung oleh kenaikan volume penjualan di seluruh segmen usaha, meliputi agrokimia, pupuk, serta alat-alat pertanian. Kinerja ini mencerminkan peran DGWG dalam menjaga ketersediaan sarana produksi pertanian yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas sektor pertanian nasional.

“Ke depan, perseroan akan tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis serta memastikan relevansi produk dengan kebutuhan petani, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar David.

Faktor Pendorong dan Strategi Operasional

Direktur DGWG, Danny Jo Putra, menambahkan bahwa peningkatan kinerja keuangan turut didukung oleh pengelolaan operasional yang disiplin. Perseroan akan terus mengelola bisnis secara prudent agar dapat menjaga keberlanjutan kinerja di tengah berbagai tantangan yang ada.

Sebagai bagian dari ekosistem agro input nasional, DGWG akan terus berupaya menjaga kesinambungan pertumbuhan usaha dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan serta kontribusi terhadap sektor pertanian.

Perseroan meyakini bahwa penguatan distribusi, ketersediaan produk, dan efisiensi operasional menjadi elemen penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Ke depan, perseroan akan melanjutkan strategi yang berfokus pada peningkatan volume, penguatan distribusi, serta efisiensi operasional, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Peran DGWG dalam Ketahanan Pangan Nasional

Menurutnya, ketahanan pangan nasional terus menjadi fokus strategis pemerintah di tengah dinamika global yang berkembang. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pengantar dalam Sidang Rapat Kabinet Paripurna di Istana Negara menegaskan bahwa kondisi global saat ini merupakan momentum untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan dan energi sebagai fondasi kemandirian bangsa.

Sejalan dengan hal tersebut, sektor agraria Indonesia pada 2025 menunjukkan capaian positif dengan keberhasilan mencapai swasembada beras, yang tercermin dari surplus produksi sekitar 13% dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini turut membuka peluang ekspor beras ke sejumlah negara, sekaligus mencerminkan penguatan kapasitas produksi dan daya saing sektor pangan nasional.

Prospek Bisnis dan Arah Pertumbuhan Ke Depan

Dengan capaian yang telah diraih sepanjang 2025, DGWG optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan ke depan. Dukungan dari peningkatan kebutuhan sektor pertanian serta strategi bisnis yang terukur menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan global.

Perusahaan akan terus memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan volume penjualan, efisiensi operasional, serta penguatan jaringan distribusi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas kinerja sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index