APL dan BPOM Bersinergi Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

APL dan BPOM Bersinergi Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
APL dan BPOM Kolaborasi Dorong Operasional Kesehatan Berkelanjutan [FOTO: NET].

JAKARTA - Perusahaan penyedia layanan kesehatan dan farmasi PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperkokoh jalinan kolaborasi demi mendongkrak mutu pelayanan kesehatan sekaligus menyokong implementasi aspek keberlanjutan lewat agenda kunjungan ke National Distribution Center (NDC) APL yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.

Pada agenda kunjungan tersebut, jajaran delegasi BPOM memantau langsung fasilitas distribusi milik APL yang dijalankan selaras dengan standar Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). 

APL pun menjabarkan perihal pengaplikasian sistem barcode dua dimensi (2D) yang telah diimplementasikan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan BPOM.

"Kami merasa terhormat dapat menyambut BPOM di National Distribution Center kami. Kunjungan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi yang erat antara regulator dan industri dalam membangun ekosistem kesehatan yang terpercaya," kata Presiden Direktur APL Christophe Piganiol dalam keterangan tertulis, Selasa.

Di samping menginspeksi infrastruktur distribusi, delegasi BPOM juga meninjau fasilitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) kepunyaan APL sebagai representasi dari langkah nyata korporasi dalam menunjang operasional yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

 Rangkaian kegiatan tersebut turut disemarakkan dengan aksi penanaman pohon sebagai wujud komitmen kolektif dalam melestarikan alam sekitar.

Christophe menuturkan bahwa kehadiran pihak BPOM menegaskan krusialnya sinergi yang terjalin antara lembaga regulator dan para pelaku usaha dalam menghadirkan ekosistem kesehatan yang kredibel.

"Kami terus berkomitmen untuk menjalankan keunggulan operasional sekaligus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aspek operasional kami. Bagi kami, meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan juga berarti memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," tutur Christophe.

Selain daripada itu, manajemen APL menyatakan konsistensinya dalam menyokong perluasan jangkauan masyarakat untuk memperoleh produk kesehatan yang inovatif melalui penyediaan jasa distribusi, strategi komersialisasi, hingga andil dalam memfasilitasi jalannya uji klinis.

Salah satu produk inovasi yang turut didukung ialah Tirzepatide, sejenis terapi mutakhir untuk penanganan diabetes melitus tipe 2 serta obesitas yang memformulasikan mekanisme kerja selaku agonis reseptor ganda glucose-dependent insulinotropic polypeptide (GIP) dan glucagon-like peptide-1 (GLP-1).

Pihak APL menambahkan bahwa BPOM memegang andil besar dalam mengakselerasi ketersediaan akses bagi pasien untuk memperoleh Tirzepatide lewat instrumen percepatan registrasi, sehingga opsi pengobatan tersebut dapat segera hadir di pasar Indonesia dengan konsisten menjaga standar keamanan, mutu, serta integritas klinis.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar menggarisbawahi krusialnya aspek kepatuhan serta sinergisitas dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di tanah air.

"Kami mengapresiasi komitmen APL dalam menjaga standar tinggi distribusi produk kesehatan, menghadirkan terapi-terapi inovatif di Indonesia, serta mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam operasional perusahaan," ungkap Ikrar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index