Review The Taking of Pelham 123: Denzel Washington dan John Travolta Kurang Dimaksimalkan

Review The Taking of Pelham 123: Denzel Washington dan John Travolta Kurang Dimaksimalkan
Review The Taking of Pelham 123: Denzel Washington dan John Travolta Kurang Dimaksimalkan

HORIZONNEWS.ID — The Taking of Pelham 123 (2009) adalah remake thriller aksi yang jarang terasa buruk, tapi juga jarang terasa bagus. Dengan rating 2,5 dari 5 bintang, film ini dianggap sebagai salah satu thriller aksi paling rata-rata yang pernah dibuat. Ironisnya, kehadiran Denzel Washington, John Travolta, John Turturro, dan James Gandolfini justru tidak dimanfaatkan secara maksimal.

The Taking of Pelham 123 disutradarai Tony Scott dan diadaptasi dari novel John Godey berjudul sama. Film ini sebenarnya merupakan remake ketiga, setelah versi asli 1974 berjudul The Taking of Pelham One Two Three dan film televisi 1998. Versi 2009 ini mengikuti alur cerita yang sama: sekelompok pria bersenjata membajak kereta Pelham 123, kereta 6 New York City yang berangkat dari Pelham Bay pukul 13.23, lalu menuntut tebusan dari kota New York.

Premis dan Cast yang Seharusnya Menjanjikan

Kelompok pembajak dipimpin Ryder, diperankan John Travolta. Ryder menuntut USD 10 juta dari Wali Kota New York yang diperankan James Gandolfini, dengan tenggat satu jam atau ia akan membunuh satu sandera setiap menitnya.

Penghubung antara Ryder dan Wali Kota adalah Walter Garber (Denzel Washington), petugas dispatcher kereta bawah tanah MTA yang menerima panggilan Ryder. Sementara itu, Letnan Vincent Camonetti (John Turturro) adalah negosiator sandera NYPD yang sempat mengambil alih situasi.

Di atas kertas, kombinasi empat nama besar ini seharusnya menghasilkan thriller yang kuat. Kenyataannya, film ini justru menjadi contoh bagaimana cast bertabur bintang tidak otomatis menyelamatkan sebuah proyek.

Masalah Utama: Cast Hebat yang Tidak Dimaksimalkan

Kritik paling tajam terhadap film ini adalah bagaimana ia menyia-nyiakan para pemainnya. Bahkan menurut ulasan Tom's Guide, ini mungkin film pertama di mana Denzel Washington bisa digantikan aktor lain tanpa membuat kualitas film turun signifikan.

Fokus cerita memang terletak pada Ryder dan Garber, terutama setelah Ryder membunuh masinis kereta sebagai respons atas pengambilalihan telepon oleh Camonetti. Momen itu menjadi titik puncak film karena penonton baru menyadari bahwa taruhannya benar-benar nyata.

Namun, momen-momen seperti ini terlalu jarang muncul. Sebagian besar durasi film justru terasa datar, tanpa adegan atau performa yang benar-benar mengangkat kualitasnya.

John Travolta Jadi Satu-satunya yang Menonjol

Jika ada satu performa yang mencuri perhatian, itu adalah John Travolta sebagai Ryder. Ia memainkan karakter ini dengan intensitas berlebihan, nyaris seperti berada di level 11 sepanjang film.

Pendekatan ini bisa jadi merupakan arahan sutradara atau pilihan naskah, mengingat karakter Ryder memang tidak ditulis sebagai sosok yang tenang. Meski begitu, gaya akting yang lebih halus mungkin akan memberi hasil lebih baik.

Selebihnya, penonton yang sudah akrab dengan gaya visual Tony Scott akan mengenali tanda tangannya di film ini. Tapi aspek visual saja tidak cukup untuk menutupi kelemahan naratif dan pengembangan karakter.

Perbandingan dengan Versi Original 1974

Bagi yang belum familiar, The Taking of Pelham 123 versi 2009 berbeda dari The Taking of Pelham One Two Three (1974). Versi asli tahun 1974 dinilai sebagai thriller aksi yang benar-benar bagus, sementara remake 2009 hanya terasa biasa saja.

Versi original 1974 saat ini bisa ditonton gratis di Tubi. Bagi penonton yang bukan penggemar berat Denzel Washington, menonton versi asli jauh lebih direkomendasikan daripada remake-nya.

Remake ini tidak sepenuhnya buruk. Film ini tidak menyinggung dan tidak ada performa yang benar-benar merusak. Tapi juga tidak ada yang membuatnya menonjol.

Kelebihan

  • John Travolta tampil energik sebagai antagonis Ryder
  • Gaya visual khas Tony Scott masih terasa
  • Premis cerita yang solid dari novel original
  • Adegan pembunuhan masinis menghadirkan ketegangan nyata

Kekurangan

  • Denzel Washington, John Turturro, dan James Gandolfini tidak dimaksimalkan
  • Alur cerita terasa datar di sebagian besar durasi
  • Tidak ada momen atau performa yang benar-benar mengangkat film
  • Kalah jauh dibanding versi original 1974

Cara Menonton dan Verdict

The Taking of Pelham 123 bisa ditonton lewat Philo, yang menawarkan uji coba gratis tujuh hari untuk pelanggan baru. Alternatif lain adalah melalui layanan cable TV, satellite, atau live TV streaming yang menyediakan film ini on demand.

Jika kamu berlangganan AMC sebagai channel, film ini biasanya tersedia gratis on demand. Penulis ulasan Tom's Guide sendiri menontonnya lewat YouTube TV dan merasa bersyukur hanya menghabiskan waktu hampir dua jam, bukan uang.

Kecuali kamu adalah penggemar yang ingin menonton seluruh filmografi Denzel Washington, remake ini tidak wajib ditonton. Lebih baik habiskan waktu dengan versi original 1974 yang saat ini bisa diakses gratis di Tubi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index