Hari Bhakti ke-81 Postel: ATSI Gelar Donor Darah Peduli Sosial

Hari Bhakti ke-81 Postel: ATSI Gelar Donor Darah Peduli Sosial
Hari Bhakti ke-81 Postel [FOTO: NET].

JAKARTA - Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menyambut momen peringatan Hari Bhakti ke-81 Postel dengan menggelar aksi donor darah.

Inspektur Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Arief Tri Hardiyanto menganggap kegiatan tersebut sebagai bukti nyata sinergi yang semestinya dirawat, tak cuma demi memupuk rasa kepedulian sosial namun juga dalam menyokong industri telekomunikasi nasional.

"Kepercayaan yang dicapai sampai saat ini, marilah kami terus jaga dengan memperkuat kolaborasi antara pihak regulasi dan seluruh anggota dari ekosistem kami," kata Arief dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

ATSI bermitra dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta guna merealisasikan aksi kepedulian sosial tersebut dan sukses menghimpun 228 kantong darah yang diharapkan memberi manfaat untuk warga yang membutuhkan.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengutarakan bahwa lewat agenda donor darah dalam peringatan Hari Bhakti Postel ini, menjadi pembuktian nyata bahwa ekosistem telekomunikasi dan digital Indonesia menghadirkan manfaat riil bagi publik.

Walau dilaksanakan saban tahun, perayaan Hari Bhakti Postel kian dinamis dengan bermacam kegiatan serta menjadi penanda bahwa komunitas industri telekomunikasi dan digital di Indonesia terus mengalami kemajuan.

"Mudah-mudahan dengan demikian, maka konsolidasi dari industri ini, kerja sama dari tiap-tiap pelaku industri akan membentuk sebuah kekuatan yang betul-betul besar, yang akan mengembangkan transformasi digital ini menuju ke arah yang kami cita-citakan menyambut Indonesia Emas 2045," ujar Merza.

Rangkaian Hari Bhakti ke-81 Postel usai aksi donor darah bakal ditutup lewat gelaran acara puncak yang dijadwalkan bertempat di Bandung pada 27 September 2026.

Hari Bhakti Postel merupakan tonggak krusial untuk mengingat kembali pengabdian serta pergerakan insan Pos, Telekomunikasi, dan Informatika dalam mempertahankan kedaulatan komunikasi Tanah Air.

Peringatan ini merujuk pada rekam sejarah tahun 1945 kala deretan pemuda Angkatan Muda Pos Telegrap dan Telepon (AMPTT) mengambil alih Jawatan PTT di Bandung. Peristiwa itu menjadi simbol keteguhan, perjuangan, serta semangat kemandirian dalam merancang sistem komunikasi nasional.

Di era digital saat ini, nilai-nilai perjuangan tersebut diwariskan lewat penguatan sarana infrastruktur digital, terobosan teknologi, hingga upaya menyediakan konektivitas yang sanggup mempererat persatuan serta menyokong pembangunan nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index